Membuat DNS Server Dengan Debian




Kali ini admin akan share tentang jaringan komputer nih,semoga bisa terang yah pemikiran kita tentang jaringan komputer, nah di jaringan komputer ini ada yang namanya DNS Server, pengertian DNS Server ini adalah singkatan dari Domain Name System yaitu suatu metode untuk mengkonversikan Ip address (numerik) ke dalam suatu nama (alphabetic),ataupun sebaliknya. Yang dapat memudahkan kita mengingat komputer tersebut, misalnya sebuah komputer server debian  memiliki alamat Ip 192.168.10.1/24 namun pada umumnya manusia akan sulit untuk mengingat nomor tersebut. Dengan adanya DNS Server,kita bisa mengakses halaman situs dari Debian Server tersebut hanya dengan sebuah nama domain misalkan debianserver.com. Baiklah kali ini kita mulai Step cara Membuat DNS Server Dengan Debian.

Langkah-langkah
1. Install Bind9, Bind9 adalah salah satu aplikasi linux yang sangat populer sebagai DNS Server,karena konfigurasinya yang cukup mudah 
~debian-server:/home/nuxer# apt-get install bind9
2. Membuat Zone Domain,

~debian-server:/home/nuxer# nano /etc/bind/named.conf
#. . .
zone "debianserver.com"{                   //Zone Domain anda
          type master;
          file "db.debian";                       //lokasi file FORWARD, default di /var/cache/bind/
};
zone "192.in-addr.arpa" {                  //1 blok ip paling depan
type master;
file "db.192";                                     //lokasi file REVERSE, default di /var/cache/bind/
};
include "/etc/bind/named.conf.local"; //membuat file named.conf.local di process

3.Membuat File Forward untuk mengkonversikan Domain ke IP address

~debian-server:/home/nuxer# cd /etc/bind/
debian-server:/etc/bind# cp db.local /var/cache/bind/db.debian
debian-server:/etc/bind# nano /var/cache/bind/db.debian
$TTL 604800
@ IN SOA debianserver.com. root.debianserver.com. (
2 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;

@ IN NS debianserver.com.             ;tambahkan “titik” di akhir domain
@ IN A 192.168.10.1
www IN A 192.168.10.1
ftp IN A 192.168.10.1
sub-domain IN A 192.168.10.1         ;jika ingin membuat sub-domain
mail IN A 192.168.10.1
streaming IN A 192.168.10.1             ;alamat untuk streaming server

4. Membuat File Reverse berfungsi mengkonversikan IP address ke Domain

~debian-server:/etc/bind# cp db.127 /var/cache/bind/db.192
debian-server:/etc/bind# nano /var/cache/bind/db.192
$TTL 604800
@ IN SOA debianserver.com. root.debianserver.com. (
1              ; Serial
604800    ; Refresh
86400      ; Retry
2419200  ; Expire
604800 )  ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS debianserver.com.     ;ingat “titik”
1.10.168 IN PTR debian.edu.   ;3 blok ip terakhir, dan dibalik

5. Menambahkan dns-name-server
Tambahkan dns dan nameserver dari server Debian tersebut pada file resolv.conf. Agar dapat diakses melalui computer localhost.
~debian-server:/etc/bind# vim /etc/resolv.conf
search debianserver.com
nameserver 192.168.10.1

Terakhir, restart dns dari bind9.
~debian-server:/etc/bind# /etc/init.d/bind9 restart

Bagi pemula pada bagian ini,sering sekali terjadi failed,itu dikarenakan ada kesalahan pada suatu file. periksa named.conf atau file lainnya,teliti dan telaah kembali,pastikan tidak ada yang terlewatkan.
Sekian tutorial Membuat DNS Server Dengan Debian dari saya, semoga bisa bermanfaat buat pembaca dan menjadikan nilai amal buat admin selaku penulis, AMIN.

Tag : Linux
0 Komentar untuk "Membuat DNS Server Dengan Debian"

Back To Top